Pekalongan, Hariantemanggung.com -  SMP Islam Al Bayan Wiradesa, Pekalongan menggelar pelatihan jurnalistik dan media digital. Pelatihan digelar selama 2 hari yaitu pada hari Selasa (18/8/2020) dan pada hari Rabu (19/8/2020).

Acara ini dihadiri oleh Kepala Sekolah dan beberapa guru SMP Islam Al Bayan Wiradesa, Mahasiswa PPL IAIN Pekalongan, serta siswa dan siswi perwakilan dari IPNU IPPNU SMP Islam Al Bayan Wiradesa. Pemateri dari pelatihan jurnalistik dan media digital ini adalah Hamidullah Ibda yang merupakan Koordinator GLM LP Ma'arif se-Jateng dan Miftakhul Khoir sebagai conten creator. Acara ini dimulai mulai pukul 09.30 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB.

Kepala sekolah SMP Islam Al Bayan Wiradesa berkata guru yang ada di SMP Islam Al Bayan dalam membuat media pembelajaran seperti video sedikit lebih diasah kemampuannya dalam membuat videonya supaya lebih menarik siswa dan materi yang disampaikan dapat tersampaikan dengan baik.

"Ada beberapa siswa dan siswi SMP Islam Al Bayan Wiradesa yang memiliki kemampuan dalam membuat video, menulis jurnal, dan menjadi conten creator," kata Kepala sekolah SMP Islam Al Bayan Wiradesa. 

Dia juga berharap setelah mengikuti kegiatan pelatihan ini siswa dan siswi tersebut dapat mengimplementasikannya dengan baik.

"Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan literasi bagi guru-guru di SMP Islam Al Bayan dan siswa siswi dari SMP Islam Al Bayan serta peserta yang menghadiri pelatihan jurnalistik dan literasi media digital," tutup Kepala Sekolah SMP Islam Al Bayan Wiradesa.

Ketika mengisi acara pelatihan ini Hamidullah Ibda berkata dalam menangkap informasi atau berita seseorang harus mengetahui asal berita. "Jangan mudah menangkap berita yang belum tentu kebenarannya, karena berita yang di sampaikan lewat media pers, media sosial, atau melalui layanan pesan merupakan sebuah trik dari wartawan dalam membuat sebuah berita supaya berita tersebut menarik untuk dibaca," ujar dosen STAINU Temanggung tersebut.

"Berita terkadang membuat hal buruk menjadi baik, dan hal baik menjadi buruk," pungkas Koordinator GLM LP Ma'arif NU se-Jateng tersebut. (Htm55/Fikri Yandini)

Bagikan :

Tambahkan Komentar