Pasang Iklanmu Di Sini!


Temanggung, Hariantemanggung.com - Gebyar Muharram 1442 Hijriyah yang diselenggarakkan Badko TPQ Kabupaten Temanggung dilaksanakan pada Kamis (17/09/2020) di Pendopo Pengayoman Kabupaten Temanggung. 


Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Pemkab Temanggung, jajaran Kemenag Temanggung beserta seluruh perwakilan guru TPQ dari 20 kecamatan yang ada di Temanggung.

Ada tiga rangkaian acara yang berlangsung yaitu, peringatan bulan muharram yang tepat pada hari ini adalah yang 1001 Kali Khotmil Quran.

Kedua, lomba video inovasi pembelajaran ustadz/ustadzah dan krrasi santri TPQ yang diikuti masing-masing kecamatan secara virtual. Hal ini dilakukan sebagai wujud transformasi dari kehidupan kebiasaan, yang merupakan tuntutan zaman untuk memanfaatkan teknologi dan informasi.

Ketiga, peluncuran buku panduan ajar bagi TPQ, Yang pada nantinya akan digunakan oleh TPQ di kabupaten Temanggung sebagai acuan dari pembelajaran. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menanggulangi materi pembelajaran yang tidak sesuai dengan ajaran Islam moderat.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Temanggung KH.Ahmad Mukhdzir, S.Ag., M.M., mengatakan wujud dari khotmil Qur'an adalah upaya untuk membumikan Allah qur'an di Temanggung. Demikian katanya dalam sambutan.

Dijelaskan dia, bahwa Badko TPQ sebagai wadah untuk membumikan al-Quran serta karakter yang insani merupakan warisan dari para leluhur sejak abad 11. Oleh karena itu, badko TPQ terus berusaha untuk meneruskan perjuangan para ulama.

Dalam kesempatan itu, diumumkan pula peraih juara Lomba Video Inovasi Pembelajaran Ustadz/Ustadzah dan Video Kreasi Santri. Dijelaskan Koordinator Juri Hamidulloh Ibda, bersama Faiz Syauqi dan Luluk Ifadah, bahwa sesuai hasil penilaian, ditetapkan Juara lomba kategori inovasi pembelajaran ustadz/ustadzah Juara 1 Dahroni Perwakilan Badko TPQ Jumo dengan total nilai 246. Juara 2 Kun Khayati dari perwakilan Badko TPQ Gemawang dengan total nilai 241. Juarq 3 Hanif Fakhiratul Muna perwakilan Badko TPQ Bansari dengan total nilai 237.

Kategori kreasi santri Juara 1 Dina Aulia Noviyanti perwakilan Badko TPQ Tembarak dengan total 238. Juara 2 Nida Aulia Ramadhani perwakilan Badko TPQ Ngadirejo dengan total nilai 237. Juara 3 Rifqi Umayah perwakilan Badko TPQ Bansari dengan total nilai 233.

Sementara Ketua Badko TPQ Kabupaten Temanggung H. Mahsun, M.S.I, bahwa semua juara mendapat uang pembinaan, tropi, dan sertifikat. "Semua peserta yang memenuhi syarat akan mendapat sertifikat dan uang ganti pembuatan video," kata dia. (Htm55).


Temanggung, Hariantemanggung.com - Gebyar Muharram 1442 Hijriyah yang diselenggarakkan Badko TPQ Kabupaten Temanggung dilaksanakan pada Kamis (17/09/2020) di Pendopo Pengayoman Kabupaten Temanggung. 


Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Pemkab Temanggung, jajaran Kemenag Temanggung beserta seluruh perwakilan guru TPQ dari 20 kecamatan yang ada di Temanggung.

Ada tiga rangkaian acara yang berlangsung yaitu, peringatan bulan muharram yang tepat pada hari ini adalah yang 1001 Kali Khotmil Quran.

Kedua, lomba video inovasi pembelajaran ustadz/ustadzah dan krrasi santri TPQ yang diikuti masing-masing kecamatan secara virtual. Hal ini dilakukan sebagai wujud transformasi dari kehidupan kebiasaan, yang merupakan tuntutan zaman untuk memanfaatkan teknologi dan informasi.

Ketiga, peluncuran buku panduan ajar bagi TPQ, Yang pada nantinya akan digunakan oleh TPQ di kabupaten Temanggung sebagai acuan dari pembelajaran. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menanggulangi materi pembelajaran yang tidak sesuai dengan ajaran Islam moderat.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Temanggung KH.Ahmad Mukhdzir, S.Ag., M.M., mengatakan wujud dari khotmil Qur'an adalah upaya untuk membumikan Allah qur'an di Temanggung. Demikian katanya dalam sambutan.

Dijelaskan dia, bahwa Badko TPQ sebagai wadah untuk membumikan al-Quran serta karakter yang insani merupakan warisan dari para leluhur sejak abad 11. Oleh karena itu, badko TPQ terus berusaha untuk meneruskan perjuangan para ulama. (Htm55).


Temanggung, Hariantemanggung.com - Salah satu rangkaian kegiatan Gebyar Muharam 1442 H, Badko TPQ Kabupaten Temanggung menggelar kegiatan 1001 Kali Khotmil Quran. "Kegiatan pembacaan ini dimulai pada malam 1 Suro atau Muharam lalu oleh santri dan ustadz-ustadzah TPQ se Kabupaten Temanggung dan dipuncaki hari ini sampai 1001 kali khotmil Alquran 30 juz," kata Ketua Badko TPQ Kabupaten Temanggung H. Mahsun, M.S.I, Kamis (17/9/2020).


Kegiatan puncak ini terlaksana di Pendopo Pengayoman Temanggung yang mengundang banyak elemen. Selain unsur Badko TPQ, panitia juga mengundang Bupati, Kepala DPRD Temanggung, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Temanggung, Kepala Kankemenag Temanggung, Kabag Kesra Temanggung, Ketua BAZNAS Temanggung, MUI, PCNU dan PD Muhammadiyah Temanggung.

"Tujuan 1001 Kali Khotmil Quran ini adalah dalam rangka membumikan Alquran. Selain pembelajaran Alquran, inti TPQ kan sebagai corong dakwah melalui Alquran," kata Mahsun.

Selain itu, lanjut dia, juga membentuk karakter guru dan santri untuk bermental qurani dalam menghadapi era new normal. "Di era new normal ini, melakukan protokol kesehatan bukan berarti takut pada covid-19 tapi sebagai bentuk menaati ulil amri. Untuk terbebas dari covid-19, kita kan dituntut usaha lahir, namun juga ikhtiar batin untuk membebaskan Indonesia dari wabah covid-19 salah satunya kami lakukan lewat berkah bacaan 1001 khotmil quran ini," tegas dia.

Selain 1001 Kali Khotmil Quran, dalam rangkaian kegiatan Gebyar 10 Muharam 1442 H itu juga digelar Penganugerahan Lomba Video Inovasi Guru dan Kreativitas Santri TPQ serta Launching Buku Bahan Ajar TPQ. (*)

Semarang, Hariantemanggung.com - Pendekatan penelitian harus holistik, penelitian survei penting namun saatnya menggeser cara pandang penelitian dari objektif ke intersubjektif (melampaui batas-batas objektif). 

Demikian yang diungkapkan Ketua FKPT Jateng Prof Dr Syamsul Ma'arif, M.Ag., dalam pembukaan Coaching Enumerator "Survei Nasional Penguatan Kebhinekaan dan Literasi Digital dalam Upaya Menangkal Radikalisme dan Terorisme" di kantor PWNU Jateng, Sabtu (5/9/2020).

Menurut guru besar UIN Walisongo Semarang tersebut, melihat fenomena bukan pada yang terlihat atau 'thin description saja. "Namun pada Thick Description, berusaha menyelami kebenaran yang tebal dan berlapis-lapis, meminjam istilah Clifford Geertz. "Sehingga interpretasi data terhadap fakta kebudayaan, bukan lagi dilihat sebagai the others. Namun sekaligus memahami gerakan survivalitas & resistensi masyarakat terhadap gempuran kebudayaan dan ideologi lain, yang sengaja didesain melalui dunia digital saat ini," lanjutnya.

Seberapa kuat, katanya, masyarakat masih memiliki rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap kebudayaan sendiri? Hal itulah yang digaungkan FKPT Jateng pada coaching enumerator yang dihadiri jajaran pengurus dan enumerator dari enam daerah tersebut.

Selain enumerator dari enam daerah dan Ketua FKPT Jateng Prof Dr Syamsul Ma'arif, M.Ag., hadir juga jajaran pengurus lainnya, Sekretaris H. Iman Fadhilah, Bendahara Edi Kurniawan, Kabid Perempuan dan Anak Dra Atiek Suniarti MSi, Kabid Penelitian Sukendar PhD, Kabid Media Massa, Hukum, dan Ekonomi Hamidulloh Ibda, staf administrasi dan umum Ahmad Rouf, dan staf IT Faizin.

Coaching Enumerator yang dipandu Koordinator Penelitian Siti Maimunah dan Ahmad Rouf menjelaskan materi atau bahan pengambilan data dari aspek konseptual sampai teknis di lapangan.(htm55/Ibda).