PMB STAINU Temanggung 2018-2019

Ganjar berjalan bareng warga sambil memunguti sampah di lapangan Pasar Wage, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Sabtu (23/6/2018). (Foto: Daniel AP).
Hariantemanggung.com - Calon Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengajak ratusan relawan memunguti sampah di lokasi kampanye terbuka, lapangan Pasar Wage, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Sabtu (23/6/2018).

Dia tak banyak berorasi. Waktunya dimanfaatkan untuk berinteraksi dengan warga, utamanya soal kebersihan lingkungan.

Cagub Jateng nomor 1 itu turun panggung. Dia memanggil relawan partai dan komunitas agar berbaris sejajar lebar lapangan.

"Nanti saya aba-aba. Saat mulai, kita jalan dari ujung ke ujung lapangan sambil punguti semua sampah sampai bersih, oke ya," ucap Ganjar diiringi teriakan siap para relawan.

Sejurus kemudian, giat bersih-bersih sampah dimulai. Ganjar beserta ratusan simpatisan berburu sampah, tanpa alat pembersih.

"Jangan malu mengambil sampah pakai tangan. Ini demi kebersihan lingkungan kita sendiri. Ayo semua ambil sampah, lalu dibuang di tempat pengumpulan," ajaknya.

Darto mengapresiasi aksi bersih-bersih sampah. Pengayuh becak asal Pagejongan itu mengatakan kagum dengan sosok Ganjar.

"Pak Ganjar kiye programe pro rakyat cilik. Sampun terbukti saat jadi gubernur. Debat terbuka di televisi kemarin juga terlihat bagus," kata dia. (htm44/tj).
Hariantemanggung.com - Tim Advokasi Pemenangan Sudirman Said-Ida Fauziyah melaporkan akun twitter @kakek detektif yang menyebar fitnah terhadap pasangan tersebut. Mereka secara resmi melaporkan akun media sosial tersebut ke Polda Jawa Tengah, Jum'at (22/6/2018).  Sikap tersebut diambil sebagai bentuk ketegasan terhadap akun yang menyebar fitnah yang jelas sangat merugikan.

Mereka meminta agar Polda Jateng segera merespon dan mencari pemilik akun tersebut. Karena kiprahnya dinilai sangat meresahkan lantaran terus menyebar fitnah dan bisa merusak demokrasi di Jateng. "Kami secara resmi melaporkan akun KakekDetektif ke Polda Jateng," kata tim Advokasi Pemenangan Sudirman Said-Ida Fauziyah, Denny Septiviant saat melapor ke SPKT Polda Jateng.

Akun tersebut dianggap menghina, mencemarkan nama baik, dan melanggar UU ITE sebagaimana diatur pasal 27 ayat 3 jo pasal 45 UU ITE dan atau pasal 36 jo pasal 45 ayat 2 UU ITE. Bahkan, dengan terus menerus memfitnah pasangan Sudirman - Ida Fauziyah.

"Sejak tanggal 10 Juni 2018 setidaknya ada delapan status ditulis dalam waktu berbeda dan semua menyebar fitnah dan menyerang pasangan Sudirman-Ida Fauziyah. Ini jelas sangat disayangkan," ujarnya.

Mereka berharap agar Polda Jateng menangkapnya, karena jelas sudah ada unsur pidana. Jangan sampai kasus serupa kembali terjadi karena sangat merugikan. Sebab, status di akun kakekdetektif sangat tidak pantas dan jelas merupakan fitnah. "Pelaku harus ditangkap, dihukum sesuai dengan apa yang dilakukan," tegasbamggota  tim advokasi lainnya, Listiyani.

Tak hanya akun kakekdetektif, sejumlah akun di medsos juga banyak yang menyerang pasangan Sudirman-Ida Fauziyah. Masyarakat harus lebih cerdas dan jangan mudah percaya dengan berita-berita Hoax. "Kami sangat menyayangkan, penyelenggara dan pengawas Pilgub juga tidak bergerak cepat. Padahal sudah jelas ada unsur black campaign," tambahnya.

Dalam laporannya tersebut juga didampingi aktivis perempuan Jateng serta tim pemenangan Sudirman - Ida Fauziyah, Sukirman. Masyarakat harus lebih cerdas baik dalam menerima informasi di medsos atau bermedsos.  Jangan sampai demokrasi di Jateng rusak karena fitnah dan kecurangan. "Semakin dekat Pilgub semakin banyak serangan black campaign. Masyarakat harus ikut mengawasi agar tak ada kecurangan dalam Pilgub Jateng," tambah Sukirman.

Akun @kakekdetektif sebelumnya juga sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh anggota DPR RI, Mardani Ali Sera karena menebarkan fitnah serupa.(htm44/haris).
Solo, Hariantemanggung.com - Para ulama, tokoh muslim, dan aktivis gerakan Islam mengajak umat muslim Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Tengah merapatkan barisan jelang Pilgub Jateng yang akan berlangsung 27 Juni mendatang. Umat diharapkan cerdas dalam memiilih pemimpin. 

"Pilih sosok pemimpin yang bersih, yang tidak tersangkut kasus korupsi," demikian salah satu butir rekomendasi Silaturahmi dan Kongres Ulama se-Jateng yang digelar di Gedung Purwo Hamijayan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Jum’at (22/6/2018) malam.

“Mari rapatkan barisan, bagaimana anda setuju memilih pemimpin yang jujur, adil dan pemimpin yang mencintai rakyat dan dicintai rakyatnya,”  ucap ulama Keraton Kasunanan Surakarta, KH Ahmad Qomaruzzaman yang  membacakan rekomendasi pertemuan.

Ahmad menegaskan ratusan keraton se-nusantara yang mayoritas merupakan keraton Islam siap bersama-sama ulama menjaga keutuhan Indonesia. Mewujudkan Indonesia sebagai negara yang mendapat rahmat dan ridho Allah SWT.

"Pada situasi kondisi saat ini bangsa kita mengdadapi problem untuk bagaimana memilih pemimpin yang syari yang adil yang beradab,” lanjutnya

Silaturahmi dan Kongres Ulama se-Jateng dengan tema Jawa Tengah bangkit bersama ulama  itu dihadiri sekitar 1000 ulama dari Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, sperwakilan Majelils Ulama Indoesia (MUI) Jateng,  cendekiawan muslim, aktivis Islam, dan tokoh masyarakat dari Majelis Cendikia Keraton Nusantara, Lembaga Samanhudi Cokroaminoto, Dewan Syariah Kota Surakarta, Laskar Umat Islam Surakarta, Majelis Ulama Karaton Nusantara, Alumni Persaudaraan 212, Majelis Ulama Kaaraton Nusantara, Komunitas Masjidku Makmur, Forum Silaturahmi Antar Masjid, Laskar Pembela Islam, dan Annas.

Kongres kembali mengingatkan nasehat dan fatwa MUI Nomor 16 tahun 2009 mengenai kriteria memilih pemimpin. Yakni memiliki keimanan dan ketaqwaan kepada Allah,  berkomitmen kepada Islam dan NKRI, tidak terlibat dengan tindak pidana korupsi, terorisme,dan narkoba. Serta tidak sedang berurusan dengan KPK.

"Pemimpin juga tidak menjadi wakil dari partai m-partai yang telah mendukung penistaan agama," tegasnya.

Kongres juga merekomendasikan  seluruh umat islam menyatukan suara dalam Pilgub Jateng. Harus memilih calon dari umat Islam yang tidak terlibat dalam korupsi dan memiliki komitment kepada moral dan akhlaq.

"Kami juga menyerukan kepada seluruh umat islam melalui jalur komando ulama untuk menyatukan shof barisan kaum muslimin dalam upaya mengganti presiden di 2019 secara konstitusional," tambahnya.

Semua itu dalam rangka untuk memuliakan agama Allah yang rahmatan lil alamin serta menjaga keutuhan NKRI. Selain itu sebagai upaya untuk melindungi segenap bangsa indonesia.

Dalam kaitannya dengan Pilgub Jateng 2018, Kongres mengajak umat bersatu memenangkan pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah.

"Umat Islam harus bersatu, dan in syaa Allah Pasangan nomor Urut 2  Sudirman Said-Ida Fauziyah bisa membangun Jateng lebih baik," tegas KH Ahmad Qomaruzzaman. (htm44/hrs).
Ilustrasi foto merdeka.com
Hariantemanggung.com - Usai Lebaran Idul Fitri 2018, banyak sekali harga-harga barang sembako, termasuk harga daging ayam ras di pasar tradisional Temanggung, Jawa Tengah, mengalami penurunan pascalebaran 2018. Daging ayam ras dijual Rp 43 ribu per kilogram (kg).

Pedagang daging ayam di Pasar Kliwon Rejo Amertani, Ratmi, di Temanggung, Kamis (21/6/2018), mengatakan dalam tiga hari terakhir harga daging ayam turun Rp 2.000 per kg. Turunnya harga daging karena penurunan permintaan dibandingkan saat menjelang Lebaran.

"Saat H+1 sampai H+3 harga daging masih tinggi," katanya.

Pedagang yang lain Tini menuturkan, permintaan daging ayam terus mengalmi penurunan. Jelang Lebaran, ia bisa menjual 100-150 kg daging ayam ras dalam sehari. Namun, beberapa hari terakhir ini, penjualan daging ayam paling banyak hanya 80 kg.

"Permintaanya memang tidak seramai saat menjelang Lebaran kemarin," katanya.

Kondisi berbeda terjadi di Cirebon, Jawa Barat. Harga daging ayam masih berada di kisaran Rp 45 ribu per kg. Meskipun demikian, harga ini sudah turun dibandingkan pada hari Lebaran kemarin sebesar Rp 50 ribu per kg.

Seorang pedagang ayam di Cirebon Junedi mengatakan, kenaikan harga ayam potong menurutnya karena pasokan dari pasar yang kurang, berbeda dengan hari biasanya yang sangat melimpah. "Sulit cari ayam dan kalaupun ada harganya masih tinggi, jadi saya juga hanya mengambil sedikit keuntungan yang penting habis," tuturnya.

Sementara itu pedagang masakan, Nur mengakui dengan kenaikan harga ayam potong ini membuat bingung untuk menjual kembali. Jika porsi diperkecil, pembeli pasti akan bertanya-tanya. "Apalagi kalau harga ayam goreng atau semur kami naikkan, jadi tidak enak, serba bingung," katanya.

Bagi Nur, kenaikan harga ayam potong tentu membuat biaya pengeluaran membengkak dari sebelumnya. Dia berharap harga bisa stabil kembali. (htm44/rplk).