Hadroh Trisula Temanggung

Hadroh Trisula Temanggung

Pasang Iklanmu Di Sini!

Muh. Baehaqi usai dilantik (tengah berpeci)

Semarang, Hariantemanggung.com - Berdasarkan Keputusan Pimpinan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Nomor: 22.26/SK/APTISI6/VIII/2022 tertanggal 29 Agustus 2022, Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Dr. Muh. Baehaqi dilantik menjadi Sekretaris APTISI Komisariat IV Jawa Tengah masa bakti 2022-2026. 

Sedangkan Ketua APTISI Komisariat IV Jawa Tengah Dr. H. Z. Sukawi, Wakil Ketua Ari Waluyo, S.S.T., M.M., Wakil Sekretaris Retno Lusmiati A, S.Kep. Ns., M.Kep, Bendahara I Dr. Hermiyatun, Bendahara II Fikria Najitama, dan pengurus lain bidang organisasi, kerjasama dan evaluasi. 

Rektor INISNU Dr. Muh. Baehaqi dilantik pada Sabtu (24/9/2022). Dijelaskannya, bahwa untuk APTISI di Jawa Tengah terbagi atas empat komisariat. "Saya, alhamdulillah dipercaya sebagai Sekretaris APTISI Komisariat IV Jawa Tengah bersama para Rektor, Direktur, dan Ketua kampus swasta lainnya," bebernya.

Pihaknya berharap dengan keikutsertaan di APTISI dapat menjadikan INISNU semakin maju dalam mengembangkan mutu pendidikan tinggi dalam bidang pendidikan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan sekaligus penguatan nilai Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah sebagaimana amanat PBNU saat pelantikan pada tahun lalu. "Semoga APTISI menjadi wadah untuk menumbuhkembangkan perguruan tinggi swasta, khususnya di wilayah komisariat empat," paparnya. (htm/ibd)


Pendidikan Taman Kanak-Kanak merupakan salah satu bentuk pendidikan pra sekolah yang terdapat di jalur pendidikan sekolah. Sebagai lembaga pendidikan pra-sekolah, tugas utama Taman Kanak-Kanak adalah mempersiapkan anak dengan memperkenalkan berbagai pengetahuan agar dapat melakukan adaptasi dengan kegiatan belajarnya.

Usia Dini merupakan usia menentukan karakter dan kepribadian seorang anak. pengembangan pendidikan memiliki peranan penting dalam menentukan dasar kemampuan dan pembentukan sumber daya manusia yang diharapkan. Anak usia dini merupakan usia emas (golden age) dimana pada saat ini otak anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Usia Dini merupakan usia yang sangat efektif untuk mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak. Aspek yang harus dikembangkan pada anak usia dini yaitu: pertama aspek perkembangan nilai-nilai agama dan moral, kedua aspek perkembangan sosial emosional dan kemandirian, ketiga aspek perkembangan bahasa, keempat aspek kognitif, kelima aspek perkembangan fisik motorik, keenam aspek seni.

Internalisasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ( KBBI ) adalah penghayatan terhadap suatu ajaran, doktrin atau nilai, sehingga merupakan keyakinan dan kesadaran akan kebenaran doktrin atau nilai yang di wujudkan dalam sikap dan perilaku. Pendidikan akhlak pada anak usia dini yang pertama mulai dari lingkungan keluarga dimana orang tua lah yang mendidik dan juga mengajarkan tentang aspek perkembangan nilai - nilai agama dan moral, orang tua senantiasa mendampingi anak sebelum masuk ke jenjang pendidikan di taman kanak - kanak, anak usia dini juga memiliki sikap tahap meniru yang paling handal artinya apa yang mereka lihat akan cenderung di contoh, dimana anak sering mengamati ucapan maupun perbuatan yang di lakukan oleh orang di sekitar nya terkadang anak belum dapat membedakan perbuatan yang benar dan juga perbuatan yang salah. Salah satu yang guru ciptakan dalam pribadi anak ketika anak sudah belajar di taman kanak - kanak yaitu mempercayai adanya Tuhan melalui ciptaanNya salah satu nya dengan anak mampu membedakan benda yang di ciptakan oleh Tuhan dan benda yang di ciptakan oleh manusia, selain itu guru biasanya juga mendidik anak untuk Menghargai diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar sebagai rasa syukur kepada Tuhan, Pendidikan akhlak yang sudah orang tua ajarkan dari rumah akan terbawa anak sampai ke sekolah sehingga sebagai orang tua sebisa mungkin untuk tidak berkata yang tidak sopan ketika berada di dekat anak. Beberapa cara yang dapat di lakukan oleh orang tua untuk membentuk akhlak pada anak

1. Ajak lah anak untuk melakukan aktivitas bersama dengan orang tua 

Dengan melibatkan anak dalam aktivitas secara tidak langsung orang tua telah mengajarkan tanggung jawab dan kedisiplinan kepada anak.

2. Menanamkan nilai kebaikan di tengah keluarga

Sebelum anak mengenal lingkungan di luar keluarga nya anak belajar tentang banyak hal dirumah dengan bimbingan orang tua karena lingkungan keluarga tempat dimana anak belajar banyak hal yang berpengaruh pada karakter dan akhlak nya

3. Berikan penilaian pada apa yang dilakukan anak

Memberi pujian pada anak ketika mereka telah melakukan suatu kebaikan dan sebalik nya berikan teguran ketika mereka melakukan sesuatu yang dilarang agama

Pada Lembaga taman kanak - kanak guru mengajarkan mulai dari hal pembiasaan yang merupakan suatu perbuatan yang sengaja di lakukan berulang kali agar sesuatu itu dapat menjadi kebiasaan. Dalam model pembiasaan guru mengajarkan anak melakukan kegiatan beribadah sehari - hari dengan tuntunan orang dewasa dalam kegiatan ini yang pertama guru mengajarkan yaitu sholat 5 waktu memberi pengertian kepada anak tidak lah mudah harus secara bertahap bisa dengan nyanyian maupun dengan tepuk - tepuk untuk menarik minat anak.        

Pembiasaan kegiatan sholat ini di lakukan setelah anak- anak selesai mengikuti pembelajaran dan ketika menunggu di jemput oleh orang tua, karena di sekolah membiasakan kedisplinan agar anak berani sendiri tidak di tunggu orang tua, guru mengajarkan anak cara berwudhu mulai dari bacaan nya hingga praktek langsung begitu pula dengan kegiatan sholat guru pertama mengajarkan bacaan sholat di lanjutkan dengan Gerakan nya, untuk peralatan sholat anak membawa sendiri dari rumah secara bergantian ada yang adzan, iqomat ada pula yang menjadi imam dan anak perempuan menjadi makmum. Tidak hanya itu guru di sekolah juga mengajarkan hafalan doa sehari – hari, bacaan asmaul husna, hafalan surat – surat pendek. Di harapkan tidak hanya guru yang berperan namun juga membutuhkan dukungan orang tua agar akhlak anak semakin berkembang dengan baik.                         

Penanaman akhlak sejak dini bertujuan membentuk pribadi anak yang bermoral baik, sopan dalam bicara dan mulia dalam bertingkah laku, bersifat bijaksana, ikhlas dan jujur. Selain itu guru juga membiasakan mengucap salam dan bersalaman ketika anak datang dan pulang tidak hanya itu guru juga mengajarkan anak berkata jujur dalam perkataan maupun perbuatan nya

Penulis : Lia Wardani, S.Pd 

TK Dharma Wanita Jumo, Desa Jumo Kecamatan Jumo Kabupaten Temanggung


Temanggung, Hariantemanggung.com - Pada gelombang pertama, Tim Pandu Digital Indonesia Direktorat Pemberdayaan Informatika Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar Pelatihan Literasi Pandu Digital Indonesia Sektor Pendidikan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung secara daring pada Selasa (20/9/2022).

Kegiatan ini diikuti seluruh sivitas akademika Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung (INISNU) untuk bergabung dalam Pelatihan Literasi Digital bertajuk "Transformasi Pendidikan di Era Digital: It is a Must". Kegiatan ini adalah gelombang pertama, sedangkan gelombang berikutnya akan dilaksanakan pekan depan selama dua kali lagi.

Dalam kesempatan itu, hadir tiga narasumber, yaitu Hamidulloh Ibda, M.Pd dengan materi Humanity and empathy (Budaya Digital), Achmad Musyaddad, S.IP., M.A dengan materk Emotional Intellegence (Etika Digital) dan Rizqika Alya Anwar dengan materi Critical Thinking (Keamanan Digital).

Dalam paparannya, Hamidulloh Ibda menegaskan bahwa ada empat pilar literasi yang dikembangkan Kementerian Kominfo. "Pilar tersebut terdiri atsd empat kerangka, yaitu Digital Skills, Digital Safety, Digital Ethics, dan Digital Culture," kata Ibda.

Dalam Digital Culture, ada materi, ada enam pokok yang harus dilakukan. Pertama, Budaya Digital sebagai Penguatan Karakter Berbangsa Manusia Modern. Kedua, Internalisasi Nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Warga Negara Digital (Digital Citizenship). Ketiga, Digitalisasi Kebudayaan dan Teknologi Informasi Komunikasi. Keempat, Cinta Produk Dalam Negeri. Kelima, Hak Digital Warga Negara. Keenam, Budaya Komunikasi Digital dalam Masyarakat Indonesia.

Koordinator Gerakan Literasi Ma'arif (GLM) tersebut juga menegaskan ada Human Skill dalam Budaya Digital, yaitu empati, komunikasi, kemampuan beradaptasi, coaching and leadership (budaya kepemimpinan), dan membangun kepercayaan.

Dijelaskan Ketua Bidang Media, Hukum, dan Humas Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah tersebut bahwa kegiatan itu sangat bermanfaat kepada semua mahasiswa maupun sivitas akademika. "Jadi, kami atas nama INISNU mengucapkan terima kasih telah dijadikan mitra dalam rangkaian Pandu Digital Indonesia," beber Pjs Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Temanggung TV.

Usai pemaparan semua narasumber, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan peserta mengisi post test untuk mendapatkan sertifikat. (htm/taf)


Temanggung, Hariantemanggung.com - Setelah dialihkelola oleh YAPTINU Temanggung jumlah mahasiwa Akper Al Kautsar mengalami peningkatan drastis. Tahun akademik 2022/2023 ini sudah ada 43 mahasiswa yang diterima, dan dua tahun terahir ada 94 Mahasiswa. Demikian laporan ketua YAPTINU Temanggung Nur Makhsun saat memberikan sambutan dihadapan para mahasiswa yang mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru ( PKKMB ) Selasa, (6/8/2022) bertempat di Aula Babussalam. 

Selanjutnya ditegaskan bahwa Mahasiswa Akper Al Kautsar dibawah Nahdlatul Ulama harus menguasai materi Aswaja An Nahdliyah. Oleh karena itu dalam kegiatan PKKMB tahun ini ada pembinaan aswaja yang disampaikan oleh Ketua PCNU Temanggung KH.Muhammad Furqon.

Sementara itu KH M.Furqon dalam sambutannya menekankan bahwa mahasiswa Akper harus mempunyai destinasi kepada Allah SWT, cara menuju kepada Allah harus memunyai modal ilmu dan amal. " Dengan modal ilmu akan menjadikan mahasiswa mempunyai derajat lebih, dan ilmu akan menjadi bermanfaay apabila diamalkan," tegas pimpinan Pondok Pesantren Al Hidayah Prapak tersebut.

Oleh karena itu menurutnya NU mempunyai lembaga pendidikan seperti Akper dan Inisnu dalam rangka untuk memberikan kesempatan kepada warga nahdliyin agar dapat mempunyai ilmu dan dapat diamalkan .

Selanjutnya disampikan bahwa warga nahdliyin tidak boleh mendikotomi antara Pendidikan Agama dan umum . Karena pada hakekatnya pendidikan agama dan umum sebagai satu kesatuan yang tidak dipisahkan.

Didepan para mahasiwa Ketua PCNU juga menyampaikan bahwa NU menjamin warga Nahdliyin untuk mendapatkan kesehatan , mengalihkelola Akper ini merupakan salah satu ihtiar untuk mewujudkan cita cita tersebut.

"Oleh karena itu Mahasiswa baru Akper Al Kautsar diharapkan dapat melaksanakan amanah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat agar mempunyai kesehatan jasmani dan rohani," pintanya

dalam kesempatan itu juga hadir Rektor Inisnu, Direktur Akper, Pengurus Yaptinu dan dihadiri pula Arif Husni, S.Kom dari Biro Kesra Provinsi Jawa Tengah yang

Arif Husni mewakili Wakil Gubernur Jawa Tengah menyampaikan bahwa tujuan mahasiswa belajar di AKPER adalah mencari ilmu, sebagai bekal untuk hidup. (htm/ibd)

"Mahasiswa tidak hanya berorientasi kerja sebagai PNS, tapi bisa kerja dimanapun secara profesional." Katanya. kegiatan PKKMB ini akan dimulai hari sampai tanggal 10 September 2022 dengan menghadirkan beberapa narasumber dari pemerintah dan akademisi.