PMB STAINU Temanggung 2018-2019

Temanggung, Hariantemanggung.com - Bertepatan pada hari Rabu  15 Agustus 2018, STAINU Temanggung kedatangan guru besar UIN Sunan Kalijaga Prof.Dr. Khoirudin Nasution, M.A yang juga Asesor BAN PT.

Beliau memaparkan dalam kesempatannya bahwa untuk mendukung kualitas akademik, dosen harus rajin menulis. "Dosen harus terbiasa nulis, setiap bulan harus berusaha nulis agar menjadi pembiasaan misal di jurnal-jurnal di scopus minimal poinnya 4,0," tegasnya dalam simulasi borang akreditasi di STAINU Temanggung, Rabu (15/8/2018).

Sebenarnya, kata dia, SDM individu akan membawa nama lembaga yang otomatis nama baik dirinya akan ikut, jika dosen selalu menulis maka berimbas pada peminat terhadap PT tersebut. "Buatlah sistem pembelajaran kepada mahasiswa membuat review agar bisa meningkatkan minat untuk menulis," tambahnya.

Dalam motivasinya, ia menegaskan dengan menulis bisa merubah nasib sendiri bisa jalan-jalan ke luar negeri bersama keluarga bahkan bisa berbagi ilmu ke negeri tetangga.

Acara dilanjutkan dengan sesi review terhadap standar AIPT, Acara dihadiri oleh Dr. M. Baehaqi, M.M Ketua STAINU Temanggung dan pejabat dan civitas akademika STAINU Temanggung.

Acara berlangsung sangat antusias karena banyak sesi tanya jawab dari setiap standar guna masukan pemenuhan standar. Kegiatan itu digelar dalam rangka penguatan dan finishing borang AIPT STAINU Temanggung. (Htm44/Sigit).
Hariantemanggung.com - Malindo Air akan memulai layanan terbarunya langsung dari pusat kota, melalui Bandar Udara Internasional Subang Skypark, Malaysia (SZB) ke Bandar Udara Internasional Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara (DTB) mulai 17 Agustus 2018. Tarif promosi ditawarkan mulai dari RM189 sekali jalan dan pemesanan dapat dilakukan pada website www.malindoair.com, kantor tiket, pusat layanan pelanggan dan agen perjalanan pilihan Malindo Air.
 
Penerbangan Malindo Air dengan nomor OD 360 dari Subang ke Siborong-borong (di mana Bandar Udara Internasional Silangit berada) dijadwalkan berangkat pada pukul 13.45 MYT (waktu Malaysia). Penerbangan menempuh waktu sekitar 1 jam 30 menit dan akan tiba di Siborong-borong pukul 14.15 WIB (waktu lokal). 
 
Penerbangan sebaliknya dengan OD361 dari Silangit akan berangkat pada 14.50 WIB (waktu setempat) dan tiba di Subang pukul 17.15 MYT. Rute ini akan dioperasikan menggunakan pesawat ATR72-600, yang berkapasitas 72 kursi.
 
Chandran Rama Muthy, CEO Malindo Air berkata, “Kami sangat gembira untuk memperkenalkan kota ketiga yang kami terbangkan dari Subang ke Indonesia, setelah Batam dan Pekanbaru. Ini menandai upaya berkelanjutan kami untuk memperluas jaringan rute Malindo Air ke Sumatra Utara, sebagai hasil dari kerja sama kami dengan Badan Pariwisata Indonesia untuk mempromosikan tujuan ekowisata. ”
 
“Keberangkatan dari Subang Skypark langsung ke kota di mana Danau Toba berada, akan memberikan keuntungan utama di mana penumpang akan menikmati akses kemudahan dan pengalaman perjalanan yang luar biasa dengan bagasi cuma-cuma 15kg, hal ini tentu menambah nilai lebih bagi wisatawan dalam efisiensi biaya, ” tambahnya.
 
Siborong-borong adalah pintu gerbang utama ke Danau Toba. Kawasan ekowisata ini  juga merupakan danau terbesar di Indonesia dan danau vulkanik terbesar di dunia. Wisatawan dapat menikmati keindahan alam karena danau ini dikelilingi oleh pegunungan, mata air panas dan air terjun yang memukau.
 
Untuk informasi terbaru entang kegiatan dan promosi terbaru Malindo Air, silakan akses Twitter (https://twitter.com/malindoair), Facebook (facebook.com/MalindoAirMalaysia) atau Instagram (instagram.com/malindoair).
 
Informasi Penerbangan Malindo Air
Rute
No. Penerbangan
Waktu Berangkat
Waktu Tiba
Frekuensi
SZB/DTB
OD360
13:45
14:15
1,3,5,7
DTB/SZB
OD361
14:50
17:15

Informasi Penerbangan Lion Air Group di Silangit, DTB
Rute Batik Air
Frekuensi
Soekarno-Hatta, Tangerang – Silangit
1 kali per hari
Rute Wings Air

Medan Kualanamu – Silangit
1 kali per hari
Jakarta, Hariantemanggung.com - Hamidulloh Ibda, dosen Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) STAINU Temanggung menjadi Juara I kategori umum dalam Lomba Karya Jurnalistik Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka Hardiknas 2018 yang bertajuk "Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan" sebagai salah satu rangkaian Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2018.



Panitia menobatkan sembilan juara pada masing-masing kategori. Mulai dari kategori guru, kategori umum dan kategori feature dan beberapa juara lomba foto. Ibda diberi penghargaan dari Kemdikbud pada Rabu (15/8/2018) malam di Gedung Ki Hajar Dewantara, Plaza Insan Berprestasi Lt.1 Kemdikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat.



Sebelumnya, panitia mengumumkan juara lomba Hardiknas itu di laman lombafotoartikel.kemdikbud.go.id dan di laman www.kemdikbud.go.id tentang Pemenang Lomba Artikel dan Karya Jurnalistik Pendidikan dan Kebudayaan 2018  pada 07 Juni 2018. Kemudian hari ini, Rabu (15/8/2018), dia diberi penghargaan oleh Kemdikbud bersama para juara dari ketagori artikel/opini guru dan karya jurnalistik/feature serta bersama Pemenang Lomba Foto Pendidikan dan Kebudayaan 2018.



“Alhamdulillah bisa berbagi, ini bukan prestasi, hanya ikut meramaikan perayaan Hardiknas tahun 2018 ini,” beber Kaprodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) STAINU Temanggung tersebut.



Dalam lomba Hardiknas itu, Ibda menjadi Juara I Kategori Umum dengan artikel berjudul “Penguatan Bahasa Ibu untuk Memajukan Kebudayaan” yang sebelumnya sudah dimuat di media Satelitpost pada 19 April 2018 dan berhasil menyisihkan karya peserta lain se Indonesia.



Sementara itu, sebelumnya penulis buku Sing Penting NUlis Terus ini juga berhasil menjadi Juara I Lomba Esai tingkat nasional bertema “Pengembangan Ilmu Berbasis Local Wisdom” yang digelar Filsafat Ilmu UGM yang diumumkan pada 2 Juli 2018 melalui laman filsafatilmu.filsafat.ugm.ac.id.



Pada lomba itu, Ibda menulis esai bertajuk “Penguatan Tasawuf Sosial Lewat Nyadran” yang menyisihkan peserta lain se Indonesia. Ibda diberi penghargaan dari panitia pada 7 Juni 2018.



Panitia Lomba Esai UGM, Lingga, mengatakan apresiasi terhadap kejuaraan tersebut. “Selamat Anda telah keluar sebagai pemenang dalam Lomba Esai Menara Ilmu "Pengembangan Ilmu berbasis local wisdom,” beber dia.



Sing Penting NUlis Terus
Bagi pria kelahiran Pati 17 Juni ini, kunci untuk awet muda salah satunya adalah membaca dan menulis.



“Kalau saya sih justru memilih menulis, membaca, membaca, menulis. Pokoknya itu, apa saja, kapan saja, dan di mana saja usahakan membaca yang agak serius, lalu tulislah,” ujar penulis buku Media Literasi Sekolah itu.



Mengikuti perlombaan, bagi dia, adalah bagian dari wahana publikasi ide dan gagasan. “Sejak 2008, saya sudah menulis. Meski dulu acakadut, tapi belajar dari banyak senior, teman, dan kolega, sampai sekarang alhamdulillah saya tetap bisa menulis. Jadi, bukan jadi alasan kesibukan itu merenggut waktu menulis. Kayak jadi candu gitu lah, karena dulu saya fokus artikel populer, sekarang mau tidak mau harus bisa menulis buku dan jurnal ilmiah, penelitian juga,” beber penulis buku Teacherpreneurship itu.



Ibda berharap, dari lomba yang ia ikuti itu bisa menjadi motivasi bagi dirinya sendiri untuk terus menghidupkan budaya literasi. “Ini hanya bagian dari sebagian kecil aktivitas literasi. Menulis itu hakikatnya ya candu, hobi, bukan sekadar mencari materi. Adapun juara itu hanya bonus saja. Kuncinya, sing penting nulis terus ,” lanjut dia.



Menurut dia, banyak sekali perlombaan yang bisa diikuti oleh semua kalangan khususnya mahasiswa, guru, maupun dosen. Untuk itu, aktivitas menulis tidak sekadar mencari materi, melainkan lebih pada menjaga tradisi dan menguatkan literasi. (htm44/hms).
Jakarta, Hariantemanggung.com - Menjelang perayaan Idul Adha, Shopee perusahaan e-commerce terdepan di kawasan Asia Tenggara dan Taiwan meluncurkan layanan kurban online “Shopee Berkurban” yang akan berlangsung mulai tanggal 13 sampai 22 Agustus 2018. Di program “Shopee Berkurban”, Shopee untuk pertama kalinya hadirkan cara baru beli kurban secara patungan. Guna mempermudah pengguna membeli kurban secara online, Shopee berkolaborasi dengan tiga lembaga penyalur kurban yaitu BAZNAS, Dompet Dhuafa, dan Rumah Zakat.

Rezki Yanuar, Country Brand Manager Shopee menjelaskan, “Menunaikan kurban melalui transaksi online kini menjadi sesuatu yang diminati karena praktis dan mudah. Melalui “Shopee Berkuban”, untuk pertama kalinya pengguna dapat membeli kurban secara patungan melalui fitur Group Hemat di Shopee. Dengan kehadiran fitur ini, umat Islam dapat memiliki akses yang lebih mudah untuk menunaikan Sunnah nya untuk berkurban di momen Idul Adha tahun ini, terutama bagi mereka yang hendak untuk berkurban sapi. Nantinya tiga lembaga terpercaya yang kami gandeng akan membantu proses distribusi hewan kurban yang dibeli melalui platform kami."

Untuk berpartisipasi dalam fitur “Group Hemat”di Shopee, pengguna cukup memilih sapi kurban dari lembaga penyalur kurban yang diminati dan mengumpulkan 7 orang untuk membeli kurban bersama. Nantinya, masing - masing dari anggota grup akan mendapatkan sertifikat tanda bukti kurban yang telah disalurkan. Bagi pengguna yang ingin berkurban secara perseorangan, Shopee juga menyediakan pilihan kambing kurban untuk dipilih.

Berikut adalah tiga program dari tiga lembaga yang turut serta dalam Shopee Berkurban 2018:

BAZNAS mengangkat tema Kurban Berdayakan Desa dengan menyediakan hewan kurban berupa sapi dan kambing. Kurban dapat memberdayakan jaringan peternak desa karena hewan kurban dibeli dari peternak desa, dipotong didesa dan dagingnya didistribusikan untuk warga desa di 24 provinsi di Indonesia.

Dompet Dhuafa melalui program Tebar Hewan Kurban menyediakan beragam pilihan hewan kurban, yaitu kambing standar, kambing premium dan sapi. Hewan-hewan kurban ini diambil langsung dari peternak binaan Dompet Dhuafa yang penyalurannya akan mencakup 25 provinsi di Indonesia. 

Rumah Zakat mengusung Superqurban yang akan mengolah dan mengemas daging kurban kambing dan sapi menjadi kornet dan rendang, untuk menjadi cadangan pangan dari protein hewani bagi masyarakat Desa Berdaya di 34 Provinsi. (htm44/hms).