Oleh Hilal Mulki Putra
Judul
Buku: Konseling dan Psikoterapi Cara Filsafat (Dari Phytagoras Hingga
Posmodernisme).
Pengarang:
Alex Horward
Penerbit:
Palgrave
Tahun
Terbit: 2005
Tebal
Halaman: 499 halaman
Buku
ini menjelaskan tentang perkembangan serta pemikiran para fisuf yang sangat berperan
penting terhadap perkembangan filsafat didunia. Karena dalam setiap pandangan
filosof tentunya terkenal dengan pemikiran yang sulit dimengert dikarenakan
banyaknya pertanyaan yang mengganjal dalam pikiran mereka jika tidak
diutarakan.
Misal
dalam kehidupan ini pastinya seseorang mencari sebuah kebahagiaan. Dalam buku
ini dituliskan mungkinkah kebahagiaan adalah efek samping dari aktifitas lain?
Yang kalau kita mengejarnya, justrui kita akan kehilangannya?
Tetapi
dalam buku ini digambarkan bahwa persoalan tentang makna kebahagian dalam
kehidupan telah dipikirkan oleh para filsuf dari zaman Phytagoras, Socrate
hingga filsuf yang lain-lain.
Kelebihan
Buku
Alex
Howard dapat membawakan keterangan dari berbagai sudut pandang setiap filsuf
dari Phytagoras (580-500 SM) hingga Jean Paul Satre (1905-1980) dengan begitu
jelasnya dan dapat dipemengerti karena dalam buku ini dituliskan pula setiap
ungkapan yang diutarakan oleh para filsuf dan dijabarkan kembali oleh Alex
Horward. Karena menjelaskan ataupun mendeskripsikan setiap filsuf selain
menggunakan sudut pandang pribadinya, Alex Horward juga menggunakan berbagai
sumber buku yang dijadikannya sebagai penguat serta kelebihan buku ini Alex
Horward menjelaskan kata-kata yang dulit untuk dipahami dengan bentuk footnote.
Alex Horward dalam menjelaskan arti filsafat itu sendiri
terdengar sangat mudah untuk dipahami karena menurut beliau “filsafat adalah pencapaian akhir setelah
anda terus mempertanyakan dasar-dasar dari jawaban sebelumnya.” Karena
menurutnya semua asumsi ini akhirnya menimbulkan banyak pertanyaan, termasuk
kerangka pengetahuan dan objektivitasnya.
Karena intinya menurut beliau, kita tidak dapat mencari sebuah jawaban
yang paling relevan karena setiap sudut pandang manusia selalu berbeda dalam
pemecahan suatu pertanyaan.
Kekurangan
Buku
Dalam
cover buku bagian belakang, menurut saya bahasa yang digunakan sangatlah sulit
untuk dimengerti oleh para orang yang masih awam pada filsafat itu sendiri
karena seperti bahasa konselor dan terapis seperti kurang cocok dalam
penyembuhan suatu problematika yang dihadapi seseorang dengan metode
filsafati, karena seseorang hanya
mengenal proses secara psikologi bukan proses secara filsafati.
Saran
Sebaiknya dalam penulisan cover belakang lebih
menggunakan bahsa yang dapat dipahami oleh masyarakat awam agar lebih mudah
dalam memahami maksut isi buku serta dengan bahasa yang lebih mudah dalam cover
belakan akan lebih mudah menarik minat masyarakat atau calon pembaca lebih
tertarik membaca.
Tambahkan Komentar