![]() |
Karawitan di Pasar Papringan. |
Ngadimulyo, Hariantemanggung.com – Pasar Papringan di Dusun Ngadiprono,
Ngadimulyo, Kedu, Temanggung, Jawa Tengah ini merupakan salah satu objek wisata
baru di Kota Tembakau. Belum ada tiga tahun, namun menyedot jutaan pengunjung.
Baca: Daftar Objek Wisata Temanggung Jawa Tengah
Baca: Daftar Objek Wisata Temanggung Jawa Tengah
Bahkan, per even di Minggu Wage seperti Minggu (8/4/2018) ini, salah satu
pengurus Pasar Papringan menyebut hampir Rp 80 juta bahkan sampai Rp 100 juta
didapat per harinya tiap even dibuka.
Di berbagai media, sejarah berdirinya Pasar Papringan ini tidak lain dari peran penggagas Pasar Papringan, Singgih Susilo Kartono. Menurut dia, Pasar Papringan sengaja ditaruh di desa, agar orang mulai kembali pada desa. Dan, hasilnya terbukti sampai sekarang!
Pantauan hariantemanggung.com pada Minggu (8/4/2018), banyak sekali turis yang turut berbelanja dengan menggunakan alat tukar dari bambu tersebut.
Di berbagai media, sejarah berdirinya Pasar Papringan ini tidak lain dari peran penggagas Pasar Papringan, Singgih Susilo Kartono. Menurut dia, Pasar Papringan sengaja ditaruh di desa, agar orang mulai kembali pada desa. Dan, hasilnya terbukti sampai sekarang!
Pantauan hariantemanggung.com pada Minggu (8/4/2018), banyak sekali turis yang turut berbelanja dengan menggunakan alat tukar dari bambu tersebut.
Sejak awal dibuka, Pasar Papringan Temanggung
ini memang menggoda nafsu wisatwan domestik, bahkan dari mancanegara. Sejarah
berdirinya Pasar Papringan ini tidak lain dari kondisi atau konsep pasar
berbasis wisata yang memanfaatkan kebun bambu.
Uniknya, bak surga tersembunyi, tidak hanya dari kalangan warga dari Kabupaten Temanggung saja yang memburu, namun warga luar daerah sengaja datang melihat pasar unik itu.
Uniknya, bak surga tersembunyi, tidak hanya dari kalangan warga dari Kabupaten Temanggung saja yang memburu, namun warga luar daerah sengaja datang melihat pasar unik itu.
Pasar Papringan yang berlokasi di Desa
Ngadiprono, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung. Meski di tengah pelosok desa,
pasar itu tetap diburu wisatawan.
Aneka macam balutan potensi lokal lewat pertunjukan seni karawitan, makanan khas, dan kerajinan tangan makin memanjakan para wisatawan untuk betah di surga tersembunyi ini. Untuk itu, berikut informasi penting yang wajib Anda ketahui.
Aneka macam balutan potensi lokal lewat pertunjukan seni karawitan, makanan khas, dan kerajinan tangan makin memanjakan para wisatawan untuk betah di surga tersembunyi ini. Untuk itu, berikut informasi penting yang wajib Anda ketahui.
Harga Tiket Masuk Pasar Papringan
Jika Anda masuk, memang free tiket. Pengunjung cukup membayar biaya parkir
untuk sepeda motor Rp 2.000 dan mobil Rp 5.000. Namun jika Anda ingin membeli
makanan atau minuman, atau produk lokal khas dari bambu, Anda bisa menukar uang
dengan bambu.
Lokasi / Alamat Pasar Papringan
Alamat: Dusun Ngadiprono, Ngadimulyo, Kedu, Temanggung, Jawa Tengah (56252)
Jadwal Pasar Papringan
Jadwal buka Pasar Papringan ini hanya tiap Minggu Wage, atau setiap 35
hari sekali Pasar Papringan digelar. Buka
mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB
Fasilitas Pasar Papringan
Pasar Papringan ini tersedia segala jenis makanan, minuman, kerajinan
tangan, hiburan, mainan, tumpah ruah. Ada lebih dari 70 pelapak yang menjual
beragam jajan pasar dan kuliner lokal. Di antaranya sega jagung kuning, lontong
mangut, gono jagung, bajingan kimpul, tiwul, dawet ireng, wedang ronde, jamu
hingga wedang pring.
Keunikan Pasar Papringan
Keunikan Pasar Papringan ini bisa dilihat dari pasar yang berbasis
tradisional, bahkan mendekati primitif. Semua benda berbahan dasar dari bambu.
Kemudian, juga bebas plastik karena berbasis alamiyah.
Baca: Ini 22 Kuliner Khas Temanggung yang Bikin Anda Ngiler
Baca: Ini 22 Kuliner Khas Temanggung yang Bikin Anda Ngiler
Sudah saatnya Anda mencoba ke lokasi Pasar Papringan ini. Banyak para
pejabat datang ke lokasi, para artis, bahkan ini menjadi potensi lokal yang
sudah dikenal di kancah dunia. (Htm44).
Tambahkan Komentar