Temanggung, Hariantemanggung.com
- Rangkaian Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Riset mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga di Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung resmi berakhir. Prosesi penarikan mahasiswa yang berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026, tersebut menjadi penanda selesainya rangkaian kegiatan riset akademik sekaligus pengalaman pengabdian mahasiswa di lingkungan kampus INISNU Temanggung.

Kegiatan penarikan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi agenda administratif berakhirnya masa PPL, kegiatan tersebut juga menjadi momentum evaluasi sekaligus refleksi atas proses akademik yang telah dijalani mahasiswa selama berada di lingkungan INISNU Temanggung.

Prosesi penarikan mahasiswa UIN Salatiga didampingi langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Farid Hasan, S.Th.I., M.Hum. Dalam sambutannya, Farid menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh civitas akademika INISNU Temanggung yang telah menerima, membimbing, mengarahkan, dan memberikan fasilitas kepada mahasiswa selama melaksanakan kegiatan PPL Riset.

Menurutnya, pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama berada di INISNU Temanggung bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan mahasiswa untuk memahami realitas sosial dan akademik secara langsung.

Ia berharap hubungan baik yang telah terbangun antara UIN Salatiga dan INISNU Temanggung dapat terus dikembangkan dalam bentuk kerja sama yang lebih luas.

“Semoga silaturahmi dan kolaborasi akademik antara UIN Salatiga dan INISNU Temanggung dapat terus terjalin dan berkembang pada masa yang akan datang,” ungkapnya.

Tidak Sekadar PPL, tetapi Ruang Belajar dan Kolaborasi


Dari pihak INISNU Temanggung, kegiatan tersebut diisi dengan sambutan dari dosen pembimbing, Dr. Joni, M.Pd.B.I.,yang mendampingi mahasiswa dalam aspek metodologi penelitian dan kajian budaya, serta Nashih Muhammad, S.H.I., M.H., selaku pembimbing dalam kajian Living Qur’an.

Dalam arahannya, Dr. Joni, M.Pd.B.I. menegaskan bahwa proses pendidikan tinggi tidak semata-mata berorientasi pada capaian angka atau nilai akademik. Menurutnya, nilai angka tidak sepenuhnya dapat menjamin keberhasilan seseorang dalam dunia kerja maupun kehidupan profesional. Yang lebih esensial adalah kesiapan mental, moral, dan akhlak, yang justru sering kali tidak sepenuhnya diperoleh di bangku perkuliahan.

Pihak INISNU Temanggung menyambut baik berakhirnya kegiatan PPL Riset tersebut. Apresiasi diberikan kepada seluruh mahasiswa atas kedisiplinan, kesungguhan, dan kontribusi positif selama menjalankan kegiatan akademik di lingkungan kampus.

Kehadiran mahasiswa UIN Salatiga selama masa riset dipandang memberikan ruang bagi terjadinya pertukaran pengetahuan dan pengalaman akademik antara mahasiswa, dosen pembimbing, serta lingkungan akademik INISNU Temanggung.

Dengan demikian, PPL Riset tidak hanya dipahami sebagai kegiatan praktik lapangan, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran yang mempertemukan teori dengan realitas, sekaligus membuka peluang lahirnya kerja sama penelitian dan pengembangan akademik lintas perguruan tinggi.

INISNU-UIN Salatiga Diharapkan Perluas Kolaborasi

Koordinator kegiatan dari INISNU Temanggung, Muh. Syafi’, S.Th.I., M.Hum., turut menyampaikan salam hangat dan pesan dari Rektor INISNU Temanggung, Dr. Hamudullah Ibda’, S.Pd.I., M.Pd.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa Rektor belum dapat hadir secara langsung dalam prosesi penarikan mahasiswa. Namun, pimpinan INISNU Temanggung memberikan apresiasi atas pelaksanaan PPL Riset sekaligus berharap kerja sama antara kedua perguruan tinggi dapat terus diperluas.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penelitian, tetapi dapat berkembang ke berbagai bidang akademik lainnya, seperti pendidikan, pengembangan keilmuan, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, serta bentuk kerja sama kelembagaan lainnya.

“Semoga INISNU Temanggung dan UIN Salatiga dapat terus berkolaborasi, bukan hanya dalam bidang penelitian, tetapi juga dalam berbagai aspek akademik lainnya,” demikian pesan yang disampaikan melalui Muh. Syafi’.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa atas keseriusan mereka dalam melaksanakan kegiatan penelitian selama berada di INISNU Temanggung. Ia berharap hasil riset yang telah dilakukan tidak berhenti sebagai tugas akademik semata, tetapi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat secara lebih luas.

“Semoga hasil penelitian yang telah dilakukan dapat memberikan manfaat dan kontribusi bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Cinderamata Kaligrafi Sholawat Nariyyah

Suasana semakin hangat ketika pihak UIN Salatiga menyerahkan cinderamata kepada INISNU Temanggung sebagai simbol kenang-kenangan sekaligus penghargaan atas hubungan baik yang telah terjalin selama pelaksanaan PPL Riset.

Cinderamata tersebut berupa lukisan kaligrafi Sholawat Nariyyah yang memiliki nilai estetis sekaligus makna spiritual. Penyerahan tersebut menjadi simbol bahwa hubungan akademik antarlembaga tidak hanya dibangun melalui kegiatan formal, tetapi juga melalui silaturahmi, penghargaan, dan ikatan kemanusiaan.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama antara mahasiswa, dosen pembimbing, koordinator, serta unsur akademik INISNU Temanggung. Suasana berlangsung penuh keakraban, menandai berakhirnya satu fase kegiatan sekaligus membuka peluang bagi perjumpaan dan kolaborasi akademik berikutnya.

Mahasiswa: INISNU Temanggung Memberikan Pengalaman Berkesan

Bagi para mahasiswa UIN Salatiga, masa PPL Riset di INISNU Temanggung meninggalkan kesan tersendiri. Mereka menyampaikan terima kasih atas sambutan, pelayanan, bimbingan, dan perhatian yang diberikan selama menjalankan kegiatan di lingkungan kampus.

Selama 45 hari berada di Temanggung dan INISNU Temanggung, para mahasiswa memperoleh berbagai pengalaman akademik yang berharga, mulai dari pemahaman metodologi penelitian, pengenalan budaya masyarakat Temanggung, hingga pendalaman konsep Living Qur’an dalam konteks sosial dan kebudayaan setempat.

Para mahasiswa mengaku merasakan suasana akademik yang terbuka dan menghargai keberadaan mereka sebagai bagian dari proses pembelajaran selama berada di INISNU Temanggung.

Ucapan terima kasih tersebut menjadi penutup yang memperlihatkan bahwa keberhasilan sebuah program akademik tidak hanya diukur dari selesainya kegiatan, tetapi juga dari pengalaman, pengetahuan, jejaring, dan hubungan baik yang dibawa pulang oleh para peserta.

Penarikan mahasiswa PPL Riset UIN Salatiga di INISNU Temanggung pada akhirnya bukan sekadar seremoni berakhirnya kegiatan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi refleksi bahwa perguruan tinggi memiliki ruang yang luas untuk saling belajar, bertukar pengetahuan, dan membangun kolaborasi.

Dari Temanggung, kerja sama akademik antara UIN Salatiga dan INISNU Temanggung diharapkan terus tumbuh menjadi jejaring keilmuan yang produktif, sehingga penelitian dan pengalaman akademik mahasiswa tidak berhenti di ruang kampus, tetapi mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Semoga silaturahmi dan kolaborasi ini terus terjaga, dan INISNU Temanggung senantiasa maju serta memberikan kontribusi terbaik bagi pendidikan, penelitian, dan masyarakat.”

Bagikan :
Selanjutya
This is the most recent post.
Sebelumnya
Posting Lama

Tambahkan Komentar