Hadroh Trisula Temanggung

Hadroh Trisula Temanggung

Pasang Iklanmu Di Sini!


Magelang, Hariantemanggung.com
 - Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung terus memperluas peran strategisnya sebagai mitra pembangunan melalui penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui audiensi dengan Polres Magelang Kota untuk menjajaki kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui PMB, penguatan literasi hukum bagi mahasiswa, serta peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis riset pada Kamis (30/7/2026).

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Keaswajaan INISNU Temanggung, Andrian Gandi Wijanarko, M.Pd., menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dan institusi publik dalam menghadirkan solusi berbasis keilmuan.

"Kolaborasi antara perguruan tinggi dan institusi penegak hukum merupakan kebutuhan di era saat ini. Kampus memiliki sumber daya akademik, riset, dan pengabdian yang dapat dikolaborasikan untuk meningkatkan kualitas SDM sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, kami hadir tidak hanya untuk membangun jejaring, tetapi juga menawarkan kontribusi nyata melalui berbagai program yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ungkap Gandi.

Audiensi dihadiri oleh jajaran pimpinan INISNU Temanggung, yaitu Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Keaswajaan Andrian Gandi Wijanarko, M.Pd., Wakil Rektor II Bidang SDM dan Kemahasiswaan Dr. Joni, M.Pd.B.I., Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama, Riset, dan Inovasi Dr. Husna Nashihin, M.Pd.I., Direktur Pascasarjana Dr. KH. Muhammad Syakur, S.Sy., M.H., Ketua Program Studi Magister Hukum Keluarga Islam Dr. Muhamad Jamal, S.H.I., S.H., M.H., serta Ketua Program Studi Sarjana Hukum Keluarga Islam H. Nashih Muhammad, S.H.I., M.H.


Rombongan diterima langsung oleh Kapolresta Magelang, AKBP Dikri Olfandi, S.E., S.I.K., M.M., M.I.K. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan produktif dengan membahas berbagai peluang sinergi, antara lain penyelenggaraan potensi kelas kerjasama, pelatihan dan peningkatan kapasitas SDM, kuliah umum, seminar, penyuluhan hukum, riset kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, hingga program pemberdayaan masyarakat berbasis kebutuhan kota Magelang.

Selain itu, dalam audiensi tersebut INISNU menawarkan layanan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) terhadap pelayanan Polres Magelang Kota yang akan dilaksanakan oleh tim INISNU Temanggung. Survei ini dirancang sebagai instrumen akademik yang objektif untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan kepolisian sekaligus menjadi dasar penyusunan rekomendasi peningkatan mutu layanan publik secara berkelanjutan.

Kapolresta Magelang, AKBP Dikri Olfandi, S.E., S.I.K., M.M., M.I.K., menyambut positif berbagai tawaran kolaborasi yang disampaikan INISNU Temanggung. Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan perguruan tinggi akan memperkuat upaya peningkatan profesionalisme pelayanan, membangun budaya pelayanan prima, serta mempererat hubungan Polri dengan masyarakat melalui pendekatan akademik.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama, Riset, dan Inovasi, Dr. Husna Nashihin, M.Pd.I., menyampaikan bahwa hasil audiensi ini akan segera ditindaklanjuti melalui penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai dasar pelaksanaan berbagai program bersama bidang terkait di Polres Kota Magelang.

Selanjutnya, Kaprodi S2 Hukum Keluarga Islam, Dr. Muhamad Jamal, S.H.I., S.H., M.H.menyampaikan keunggulan layanan akademis melalui fleksibilitas pembelajaran dan sertifikat mediator bagi mahasiswa S2 INISNU Temanggung.

Melalui penjajakan kerja sama ini, INISNU Temanggung menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis bagi institusi pemerintah dalam pengembangan SDM, penguatan tata kelola pelayanan publik, serta pelaksanaan riset dan pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan menjadi model sinergi antara perguruan tinggi dan kepolisian dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin profesional, dan akuntabel.


Magelang, Hariantemanggung.com
- Dzurriyah KRB Mangkuredjo menggelar mujahadah sebagai bagian dari birrul walidain, sebuah bentuk bakti yang tidak hanya diucapkan, melainkan dirawat dalam ingatan, niat, dan ketekunan. Acara yang berlangsung dengan suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan ini dihadiri para sesepuh, dzurriyah, kepala desa, masyarakat umum, dan santri dari berbagai kalangan pada Rabu (29/7) di Bukit Selogender, Baleagung, Grabag, Magelang.

Dalam catatan sejarah, KRB Mangkuredjo merupakan salah satu tokoh yang memiliki peran penting dalam Perang Jawa. Selain dikenal sebagai tokoh agama, beliau memiliki hubungan kekerabatan yang erat dengan Pangeran Diponegoro.

Lebih dari sekadar rangkaian ibadah, mujahadah memuat pesan yang mendalam, bahwa hidup adalah perjalanan untuk terus menjadi manusia yang lebih baik. Kehadiran para sesepuh dan dzurriyah menjadi penguatan batin tersendiri, seperti rantai yang tak putus dalam menghubungkan generasi, menjaga arah langkah, dan mengingatkan bahwa kebaikan selalu punya risalah.

Melalui mujahadah rutin tersebut, tali silaturahmi dipererat, ketakwaan ditumbuhkan, dan kecintaan kepada para pendahulu dijaga dalam cara yang paling damai melalui dzikir, doa, dan kesungguhan hati dan ikatan rasa. Sebab, ketika manusia meluruskan hubungan dengan leluhur, sering kali ia juga menemukan cara untuk meluruskan hubungan dengan sesama dan dengan Tuhan.

Dalam kesempatan ini, Kasepuhan, Bapak Sumarko menyampaikan bahwa mujahadah merupakan usaha untuk menjaga iman dan keteguhan hati. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi jalan untuk mempertajam hubungan dengan leluhur agar tradisi kebaikan dapat berjalan istiqamah berlanjut bukan karena kebetulan, tetapi karena kesadaran dan keihlasan.

Acara kemudian diisi dengan pembacaan yasin, tahlil, dzikir serta doa bersama yang dipimpin KH.Muhyidin Sumurarum, Grabag. Jamaah mengikuti kegiatan dengan tertib dan antusias, seakan menyepakati satu harapan yang sama agar keluarga, masyarakat, dan lingkungan senantiasa dilimpahi ketenteraman, petunjuk, serta keberkahan.

Panitia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya acara. Diharapkan mujahadah ini terus istiqamah dilaksanakan bukan hanya sebagai rutinitas, melainkan sebagai ruang untuk memperbaiki diri, menata hati, dan menjadikan kebaikan sebagai warisan yang terus hidup dari generasi ke generasi.

Temanggung, Hariantemanggung.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) menghadirkan inovasi berupa pemanfaatan alat penggiling kompos dalam program pembuatan pupuk kompos organik berbahan dasar kotoran ternak kepada Kelompok Tani Margi Lestari di Dusun Jurang, Desa Kemloko, Kecamatan Kranggan, Temanggung pada Selasa Pagi (28/07/2026). 

Inovasi tersebut diperkenalkan sebagai upaya meningkatkan kualitas pupuk organik sekaligus mendorong kemandirian petani dalam memenuhi kebutuhan pupuk melalui pemanfaatan sumber daya lokal.

Program ini dilaksanakan berdasarkan hasil observasi yang menunjukkan bahwa petani setempat belum menerapkan pengolahan pupuk kompos melalui prose
s fermentasi. Kotoran ternak umumnya dimanfaatkan secara langsung sebagai pupuk sehingga proses dekomposisi berlangsung lebih lama dan kualitas pupuk yang dihasilkan belum optimal. 

Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKN memperkenalkan metode pembuatan kompos berbasis fermentasi yang dipadukan dengan penggunaan alat penggiling kompos sebagai inovasi dalam proses produksi. 

"Selama ini kotoran ternak biasanya langsung kami tebarkan ke lahan. Kami belum pernah mengolahnya menjadi kompos melalui fermentasi karena memang belum tahu caranya. Setelah mengikuti kegiatan ini, kami jadi paham kalau pengolahan yang benar bisa menghasilkan pupuk yang lebih baik," ujar Yono anggota kelompok tani.

Alat penggiling kompos menjadi salah satu teknologi tepat guna yang diperkenalkan kepada petani untuk menghasilkan bahan kompos dengan ukuran yang lebih seragam. Ukuran bahan yang lebih kecil dan homogen mampu mempercepat aktivitas mikroorganisme selama proses fermentasi sehingga penguraian bahan organik berlangsung lebih efektif. Selain mempercepat proses pengomposan, hasil penggilingan juga menghasilkan tekstur kompos yang lebih halus, merata, dan berkualitas sehingga lebih mudah diaplikasikan pada lahan pertanian.

Dalam kegiatan demonstrasi, mahasiswa KKN menjelaskan tahapan pembuatan kompos mulai dari pencampuran kotoran ternak dengan bahan pendukung, penambahan bioaktivator, proses fermentasi, hingga pemanfaatan alat penggiling pada tahap akhir untuk memperoleh kompos dengan ukuran partikel yang lebih seragam. Peserta juga diberikan kesempatan untuk mengoperasikan alat secara langsung sehingga dapat memahami prinsip kerja serta manfaatnya dalam meningkatkan efisiensi produksi kompos.

Pengenalan alat penggiling kompos mendapat respons positif dari para petani karena dinilai mampu menjadi solusi sederhana dalam meningkatkan mutu pupuk organik. Inovasi tersebut tidak hanya membantu menghasilkan kompos yang lebih berkualitas, tetapi juga memberikan gambaran mengenai penerapan teknologi tepat guna yang dapat diadaptasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa. 

"Harga pupuk kimia sekarang semakin mahal, jadi kalau kami bisa membuat pupuk organik sendiri tentu akan sangat membantu. Harapannya kompos ini bisa menjadi alternatif untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia sehingga biaya produksi pertanian juga bisa lebih hemat," ungkap Mariman anggota kelompok tani.

Melalui program ini, mahasiswa KKN-PPM UGM berharap inovasi pengolahan kompos berbasis fermentasi yang didukung penggunaan alat penggiling dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan produksi pupuk organik yang lebih berkualitas. Dengan memanfaatkan limbah kotoran ternak secara optimal dan mengadopsi teknologi sederhana, petani diharapkan semakin mandiri dalam penyediaan pupuk, mampu mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, serta berkontribusi dalam menjaga kesuburan tanah dan keberlanjutan sektor pertanian.


TEMANGGUNG, Hariantemanggung.com
– Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung resmi membuka rekrutmen dosen dan tenaga kependidikan (tendik) untuk memperkuat sumber daya manusia sekaligus mendukung pengembangan institusi yang terus bertumbuh. Pendaftaran dibuka mulai 23 hingga 31 Juli 2026. Informasi tersebut diumumkan melalui kanal resmi kampus inisnu.ac.id. dan Instagram inisnu_temanggung.

‎Rektor Inisnu Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., mengatakan bahwa rekrutmen kali ini membuka kesempatan bagi tenaga pendidik untuk mengisi formasi Dosen S1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Dosen S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Dosen S1 Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Dosen S2 Hukum Keluarga Islam (HKI).

‎"Untuk formasi dosen S1 PIAUD, S1 PGMI dan S1 PAI minimal lulusan S2 dan diutamkaan S3. Formasi dosen S2 HKI syaratnya S2 HKI," kata Ibda. 

‎Selain dosen, INISNU Temanggung juga membuka formasi tenaga kependidikan yang meliputi Staf Akademik Pascasarjana (1 orang), Staf Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) (1 orang), Laboran (1 orang), serta Operator (1 orang).

‎Ibda mengatakan bahwa rekrutmen ini menjadi bagian dari upaya INISNU Temanggung memperkuat kualitas layanan akademik, administrasi, serta mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi di lingkungan kampus Nahdlatul Ulama tersebut. Dalam beberapa waktu terakhir, INISNU Temanggung terus menunjukkan perkembangan melalui berbagai capaian akademik, akreditasi, prestasi dosen dan mahasiswa, serta perluasan jejaring kerja sama. 

‎Calon pelamar dapat mengirimkan berkas lamaran melalui surat elektronik [sdminisnutmg@gmail.com] dengan subjek "Lamaran Dosen" bagi pelamar dosen dan "Lamaran Tendik" bagi pelamar tenaga kependidikan. 

‎Berkas juga dapat dikirim melalui pos ke Kampus INISNU Temanggung, Jalan Suwandi Suwardi Km. 1, Srimpibaru, Madureso, Temanggung 56219.

‎Panitia juga menyediakan layanan informasi melalui nomor 0822-2945-1295 atau 0813-2833-6178.

‎Tahapan Seleksi

‎Seleksi akan dilaksanakan secara bertahap dengan jadwal sebagai berikut:

‎-23–31 Juli 2026: Sosialisasi dan pendaftaran.

‎-1 Agustus 2026: Masa sanggah.

‎-4 Agustus 2026: Tes Potensi Akademik, TOEFL, dan Microteaching.

‎-5 Agustus 2026: Penetapan peserta lolos Tahap I.

‎-6 Agustus 2026: Pengumuman dan pemberitahuan tes tahap berikutnya.

‎-7 Agustus 2026: Tes wawancara.

‎-8 Agustus 2026: Penetapan hasil seleksi.

‎-11 Agustus 2026: Pengumuman akhir.

‎-12–13 Agustus 2026: Pemberkasan.

‎-26 Agustus 2026: Orientasi kerja dan arahan.

‎Melalui rekrutmen ini, INISNU Temanggung mengundang putra-putri terbaik bangsa yang memiliki kompetensi akademik, integritas, serta komitmen terhadap pengembangan pendidikan tinggi untuk bergabung menjadi bagian dari sivitas akademika kampus. 

‎Informasi rinci dapat diunduh melalui Surat Edaran .(*)