Yogyakarta, Hariantemanggung.com
 - Sivitas akademika Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung sukses mengukir prestasi gemilang di kancah internasional. Dosen dan mahasiswa dari kampus tersebut berhasil memborong gelar juara dalam ajang International Competition Academic and Innovation (ICAI) 2026 yang berlangsung di Grand Kangen Hotel, Yogyakarta, Minggu (19/7/2026).

Kompetisi akademik bergengsi yang diinisiasi oleh Komunitas Kolaborasi Dosen Lintas Negara ini diikuti oleh 112 dosen dan 80 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Persaingan terbilang sengit karena melibatkan peserta dari tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Suriname. Ajang ini menjadi wadah krusial bagi para akademisi global untuk mempresentasikan riset inovatif sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi internasional.

Pada kategori Ekonomi Syariah, dosen INISNU Temanggung, Dr. Fatmawati Sungkawaningrum, sukses mengamankan Juara 1. Ia mempresentasikan artikel ilmiah berjudul "Economic Vulnerability of Small Producers Due to Income Uncertainty and Institutional Asymmetry."

Riset yang disusun bersama (Cand. Dr.) Navirta Ayu M.E (STAI Yogyakarta) dan Drs. Mohamad Abdul Munjid M.S.I (INISNU Temanggung) ini membedah kerentanan ekonomi produsen skala kecil akibat ketidakpastian pendapatan. Melalui penelitian tersebut, mereka menawarkan rekomendasi konkret terkait regulasi untuk memperkuat ketahanan ekonomi pelaku usaha kecil.

Prestasi ini kian lengkap setelah tim mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah INISNU Temanggung turut menyabet Juara 2. Di bawah bimbingan langsung Dr. Fatmawati, tim yang digawangi oleh Alifia Choirun N., Kinanti Sayekti A., dan Sikta Aulia R. ini tampil memukau lewat riset bertajuk "Strategi Packing dan Branding Syariah sebagai Instrumen Penurunan Biaya Produksi UMKM." Mereka menyoroti pentingnya efisiensi biaya produksi lewat pengemasan berbasis syariah demi mendongkrak daya saing UMKM.

Keberhasilan luar biasa ini membuktikan komitmen kuat INISNU Temanggung dalam membangun ekosistem riset dan inovasi yang mampu berbicara di tingkat global. Prestasi ini diharapkan menjadi pemantik api semangat bagi seluruh sivitas akademika untuk terus melahirkan karya ilmiah berkualitas yang berdampak langsung bagi masyarakat luas. (Red-HTM-MPP)

Bagikan :
Selanjutya
This is the most recent post.
Sebelumnya
Posting Lama

Tambahkan Komentar